Skip to main content

Posts

Masa Depan di Genggaman: Mengintip Perkembangan Teknologi AI Terkini yang Mengubah Dunia

Selamat datang di era di mana batas antara fiksi ilmiah dan kenyataan semakin kabur. Kecerdasan Buatan (AI) bukan lagi sekadar konsep futuristik yang hanya ada dalam film, melainkan sebuah kekuatan transformatif yang meresap ke hampir setiap aspek kehidupan kita. Dari cara kita bekerja, berkomunikasi, hingga cara kita memecahkan masalah kompleks, AI terus berevolusi dengan kecepatan yang menakjubkan. Artikel ini akan membawa Anda menyelami berbagai perkembangan teknologi AI terkini yang tidak hanya menarik, tetapi juga berpotensi membentuk masa depan peradaban manusia. Era Kecerdasan Buatan Generatif: Kreativitas Tanpa Batas Salah satu terobosan paling mencolok dalam beberapa tahun terakhir adalah kemunculan Kecerdasan Buatan Generatif . Ini adalah jenis AI yang mampu menghasilkan konten baru yang orisinal, bukan hanya menganalisis atau mengklasifikasikan data yang sudah ada. Contoh paling populer termasuk model bahasa besar seperti seri GPT (ChatGPT, GPT-4) dan generator gambar s...

Perencanaan Pembelajaran Understanding By Design (UdB)

  Rancangan Pembelajaran Berbasis UbD SDN 1 Bojong Timur   Mata Pelajaran       : Matematika Kelas                      : 6   1.     Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat memahami konsep nilai tempat pada bilangan cacah enam angka. Siswa dapat membaca dan menuliskan bilangan cacah enam angka dengan benar. 2.     Asesmen Formatif : Guru mengamati keterlibatan siswa dalam diskusi dan permainan. Sumatif : Guru menilai keranjang belanja yang dibuat siswa dan kemampuan mereka dalam membacakan bilangan. 3.     Kegiatan Pembelajaran Pendahuluan Ajak siswa mengingat kembali: Apa yang sudah kita pelajari tentang nilai tempat pada bilangan yang lebih kecil? (misal: ratusan, puluhan, satuan). Sampaikan tujuan pembelajaran: Hari ini kita akan belajar ...

Belajar Cepat dengan Teknik Feynman

  sumber: https://collegeinfogeek.com/feynman-technique/ Teknik Feynman yaitu  suatu metode atau teknik untuk memahami suatu pelajaran dengan mudah. Teknik ini dikembangkan oleh Richard Feynman, fisikawan pemenang nobel, juga dijuluki sebagai "The Great Explainer" . Karena kemampuannya untuk menjelaskan hal yang sulit dengan mudah, bahkan untuk dijelaskan kepada anak kecil. Langkah-langkah yang dilakukan meliputi 4 (empat) langkah, yaitu " Pelajari topik yang ingin anda kuasai Ajarkan topik yang sudah dipelajari kepada anak kecil atau teman. Jika merasa tidak bisa menjelaskan dengan baik atau istilah yang susah dimengerti teman, maka pelajari lagi sampai betul-betul faham. Sederhanakan kembali topik yang sudah kita kuasai pada langkah nomor 3.

Rahasia mendulang rupiah lewat internet, mulai langkah baru untuk sukses saat di rumah aja

Sukses saat di rumah aja Ditengah pandemi yang membuat banyak dampak bagi perekonomian masyarakat ini, mendulang rupiah lewat internet patut dicoba. Apalagi, penularan virus yang menaik tajam, membuat sebagian besar orang bekerja dari rumah atau WFH . Menurut katadata.co.id [1], Selama pandemi, terdapat 29,12 juta penduduk usia kerja yang terkena dampak. Di antaranya 2,56 juta orang menjadi pengangguran dan 24,03 juta pekerja mengalami pengurangan jam kerja. Wow, angka yang fantastik. Apa kamu juga ikut merasakan dampaknya? Dengan membaca terus artikel ini, kamu akan menemukan rahasia, sebuah agar kamu bisa sukses mendulang rupiah lewat internet. Internet sudah masuk dalam berbagai bidang kehidupan. Kita bisa mencari ataupun memberi informasi dalam hitungan detik. Bisa belajar, shopping , pesen makan, termasuk bisa juga membuat sesorang menjadi kaya mendadak. Masih ingat gak dengan Sinta dan Jojo dengan lipsync “Keong Racun” nya? Atau Briptu Norman Kamaru dengan “Joget India Chaiya...

Jalan yang terabaikan

Sebelum tema ini kita bahas bersama-sama, saya mengajak anda untuk menyanyikan lagu Indonesia raya instrumental, lalu sediakan kopi hangat biar tulisan yang anda akan baca sesaat ini lebih terasa mencair. Perlu saya jelaskan, bahwa Tulisan ini tidak bermaksud memprovokasi, tidak pula untuk mencari keuntungan bahkan nama. Tulisan ini mengalir dari hati nurani setelah sekian lama sudah Indonesia merdeka namun dirasa masih lamban berjalan menuju merdeka sepenuhnya. Seperti yang pernah Tan Malaka katakan yaitu Merdeka 100%. Dan ini jaman dimana anda dan saya terjebak diantara keduanya. Mari kita awali dengan membayangkan bahwa di suatu pagi yang indah, anda merasakan sinar mentari yang terbit lewat celah-celah jendela merasuk hangat hingga ke hati. Hawanya sejuk,udara nya bersih segar ketika dihirup. Kopi yang anda minum pagi itu, adalah kopi yang sedang anda minum saat ini. Sungguh nikmat! Namun menjelang siang hari, ada suatu pemandangan yang tidak enak di luar jendela di...

Mahasiswa yang Menyarjana

Akhir-akhir ini saya sering merasa galau, bukan hanya karena saya berada pada tingkat akhir berjubel dengan skripsi. Tapi saya meresahkan karena dalam 4 tahun ini belum banyak yang saya lakukan untuk diri sendiri, keluarga dan negara. Lazimnya memang mendapat gelar sarjana bagi sebagian orang adalah suatu tujuan. Tapi entah kenapa, hati ini seperti tak ingin meninggalkan gelar sebagai mahasiswa. Ada perasaan seperti tak ingin tumbuh menjadi dewasa. Tak ingin disebut orang tua lah, tak ingin disebut sok bijak lah, konservatif, kuno, atau apapun yang membuat semua barang di dunia ini layak di museum kan. Perasaan seperti ini ternyata lebih menyiksa dari ditinggal nikah, dan lebih sakit di campakkan oleh orang yang kita sayangi. Apakah kita harus menyalahkan keadaan? Berkata seperti “hey waktu! Kenapa kau tak pernah berhenti karena lelah! Ijinkan aku terhenti dalam kebahagiaan menjadi mahasiswa!!!”.  Berikan aku waktu untuk menjadi mahasiswa yang benar-benar belajar  saa...

Untuk seseorang

Terimakasih atas luka yang kau beri. Terima kasih atas pengalaman pahit yg terukir dalam diri. Semiga benci tak menyertai, hidup dalam kebencian atas perlakuan yg kau lakukan kepadaku. Terima kasih sudah berkali kali memberi harapan, tapi kau sendiri yang menghapusnya. Terima kasih atas janji manis yg kau ucapkan, tapi kau pun juga yang mengingkarinya. Aku hanya bermaksud melindungimu. Tapi tak dinyana, kau malah jatuh berkali kali kepada dia yg tlah menyakitimu. Lewat tulisan ini, aku hanya ingin mengucapkan selamat. Semoga engkau memiliki suami yg sholeh membimbing mu menuju surga Nya. Ku tulis ini, hanya ingin agar kau tahu. Aku pernah ada dan berusaha mengambil amanah untuk membimbingmu dalam ikatan suci yg kuat. Aku ingin kau tahu, bahwa kau adalah wanita yg benar benar kucintai dan ingin ku nikahi. Seperti apapun pilihanmu, aku hargai. Aku harus rela sebagai pria yang memiliki martabat. Mudah-mudahan ini menjadi skenario terindah dari Nya. Selamat dan semoga berbahagia. ...