Skip to main content

Arti sebuah kenangan

Assalamu'alaikum friend..
Hari ini hujan turun dengan deras banget. yupz, maybe udah 3 hari ke belakang, subang terus-terusan di guyur hujan gede. tapi mungkin dari sinilah ingin kuceritakan kegalauan yang selama ini melanda hari-hari ku. dia datang tiba-tiba. yah..coba lain kali klo mu dateng bilang-bilang dulu ya.. dasar galau! hehe

bila kau ingat malam
kurasa tak ada malam yang secerah siang..



entah tiba-tiba, pikiran ku beranjak flashback keika aku masih lucu-lucunya gitu. ya...sekitar usia remaja saat aku duduk di bangku SMP. masa singkat namun penuh arti. masa labil yang indah dan berarti. pernahkah kalian juga dalam sepersekian detik mengingat masa-masa indah saat kecil dulu?

semakin malam kenangan itu kian melebar, membuka memori arsip dalam otakku yang dibongkar paksa oleh penjaga karena keinginanku. dan semakin ku melupakan, semakin ingat saja.
ini adalah rasa teraneh yang kadang muncul di malam hari. tertawa sendiri, cekikian berdua, (lah..sama kunti ya..huehehe), sedih, nangis, sekaligus bangga, ibarat jus mereka adalah campuran dari jus buah, tomat, alpuket, semangka, dan jengkol.. hehe

perasaan seperti itu sering melanda saya di malam hari. tapi serangkaian kisah-kisah itu sering aku hubungkan seperti noktah-noktah kehidupan saling terkait satu sama lain. iya seperti bintang-bintang yang menggambarkan rasi-rasi tertentu dengan makna yang berbeda. seperti sebuah misteri, yang kadang tak mengerti kita dalam hidup ini.

sejauh apapun kita hidup dalam keterhimpitan,
sudah biaya sekolah mahal, bbm naik, orang tua penghasilan nya pas-pas, atau profesi masih guru honorer (curhat..hehe) , tetap lah syukuri hidup ini.
sebab ada teman masa kecil kita dan rakyat jelata yang jauh lebih sulit dari hidup kita saat ini.
dan itulah cara saya melihat dunia dengan cinta..

bila kau ingat malam
kurasa tak ada malam yang secerah siang..
darimana datangnya sinar bulan kalau bukan dari matahari
darimana datangnya keyakinan kalau bukan dari matahati
ya..tajamkan mata kita, tajamkan hati kita,
lihat , dengar, dan rasakan, bahwa hidup ini jauh lebih indah jika di syukuri....

tetap semangat dan selalu pasang senyum
With luv... ❤ 

R. Pian..
082262196737
Fesbuk : R Pian Saputra
Follow : @rdpian

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pentingnya Kesehatan Mental di Era Modern: Menjaga Jiwa di Tengah Derasnya Arus Perubahan

Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern yang serba cepat, seringkali kita terlalu fokus pada pencapaian materi, karier, dan kesuksesan finansial. Namun, ada satu aspek krusial yang kerap terabaikan, padahal menjadi fondasi utama bagi segala bentuk keberhasilan dan kebahagiaan kita: kesehatan mental . Era modern membawa segudang kemudahan, tapi juga tekanan dan tantangan baru yang dapat menggerus ketahanan mental individu. Oleh karena itu, memahami dan memprioritaskan kesehatan mental kini bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan. Mengapa Kesehatan Mental Begitu Penting Sekarang? Dulu, pembahasan mengenai kesehatan mental sering dianggap tabu atau hanya untuk mereka yang "bermasalah". Kini, pandangan tersebut perlahan bergeser seiring dengan meningkatnya kesadaran global. Kesehatan mental adalah kondisi kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial seseorang. Ini memengaruhi cara kita berpikir, merasakan, dan bertindak. Ketika kesehatan mental kita baik, kita lebih...

Valentine Boleh Dilaksanakan

Naah, sobat-sobat muslim pasti nya terheran-heran dengan judul yang saya beri diatas,, Eits, tapi jangan menilai dari awal dulu.. Pengen tahu knp?? Lets check it out. Valentine days boleh dilaksanakan oleh orang-orang yang berakidah seperti agama Nasrani (Kristian), Kita lihat bahwa sejarah mengatakan Valentine sebenarnya adalah seorang martyr (dalam Islam disebut 'Syuhada') yang kerana kesalahan dan bersifat 'dermawan' maka dia diberi gelaran Saint atau Santo. Pada tanggal 14 Februari 270 M, St. Valentine dibunuh karena pertentangannya (pertelingkahan) dengan penguasa Romawi pada waktu itu iaitu Raja Claudius II (268 - 270 M). Untuk mengagungkan dia (St. Valentine), yang dianggap sebagai simbol ketabahan, keberanian dan kepasrahan dalam menghadapi cubaan hidup, maka para pengikutnya memperingati kematian St. Valentine sebagai 'upacara keagamaan'. Tetapi sejak abad 16 M, 'upacara keagamaan' tersebut mulai beransur-ansur hilang dan beru...